
Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis
Secara tradisional membantu meringankan gejala kencing manis.
Berikut manfaat utama dari kandungan herbal alami di dalamnya
Kencing manis (diabetes) terjadi ketika tubuh tidak lagi mampu mengelola gula darah dengan baik — entah karena insulin kurang, atau karena sel tubuh menjadi kurang peka terhadap insulin. Pemicunya bertumpuk: keturunan, berat badan berlebih, kurang gerak, pola makan tinggi gula dan karbohidrat olahan, serta bertambahnya usia. Yang membuatnya berbahaya adalah gula darah tinggi bertahun-tahun merusak pembuluh darah kecil di mata, ginjal, dan saraf tanpa banyak keluhan di awal. Karena itu diabetes dikelola dengan pemantauan angka, bukan dengan perasaan.
1–2 kapsul, 1–2 kali sehari, sebelum atau sesudah makan.
Simpan di tempat sejuk & kering di bawah 30°C, terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Tanaman asli Indonesia yang secara tradisional dipakai untuk keluhan hati dan pencernaan. Porsi terbesar dalam formula ini.
Kulit lemon kaya flavonoid sitrus dan minyak esensial. Dipakai luas dalam jamu dan pengobatan tradisional; penelitian klinis khususnya pada manusia masih terbatas.
Cuka apel banyak diteliti untuk gula darah dan lemak darah, tetapi studinya umumnya kecil dan berjangka pendek, sehingga kesimpulannya belum kuat.
Dikenal sebagai Dong Quai dalam pengobatan tradisional Tionghoa. Penelitian modernnya masih terbatas dan sebagian besar belum pada manusia.
Keterangan bahan di atas menjelaskan bahan bakunya secara umum berdasarkan literatur herbal dan publikasi ilmiah — bukan klaim khasiat produk ini. Klaim resmi produk mengikuti izin edar BPOM.